ICON SIMALUNGUN DI BADROL Rp 300 Ribu PER KEPALA SEKOLAH

Advertisement. Advertisement.

SIMALUNGUN / SINDONEWSTODAY.COM

Lagi-lagi dunia pendidikan di kabupaten simalungun kembali tercoreng oleh ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab, khususnya di dinas pendidikan kabupaten Simalungun,pulaknya sebagian kepala sekolah yang ada di simalungun ini mengeluhkan tentang adanya pengutipan biaya icon simalungun disetiap sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) sebesar Rp 300.000,- .

Hal tersebut disampaikan oleh sumber (Kepsek,red) yang namanya mohon tidak di publikasikan, Selasa ( 14/1/2020 ) sekitar jam 10.00 wib. Dipaparkannya adapun isi dari icon simalungun itu adalah kepajangan dari SIMALUNGUN yang artinya satu tekad dan hati demi kemajuan.

“Setelah uang diklat guru mate-matika di minta, ini spanduk yang berisakan kepanjangan simalungun juga ada diminta ito, jadi kami pun bingung ini mau buat LPJnya nanti,”sebutnya.

Saat ditanya siapa yang melakukan pungutan tersebut, sumber ini pun menjawab kordinator wilayah (Korwil),”Melalui korwil ito,ya orang inilah nanti yang menyetor ke dinas,bahkan LPJ dana bos kita juga korwilnya yang menjamini,”bilangnya.
Sebelum menutup pembicaraan dia sangat mengharap kepada sekretaris daerah (Sekda) kabupaten simalungu agar segera mengevaluasi seluruh kinerja yang ada di dikjar simalungun maupun di korwil yang ada di kabupaten simalungun ini.
“Untuk menjaga bebas dari pungli, kita berharap kepada bapa Sekda melalui BKD, mengharapkan dapat segera mengevaluasi jajaran yang ada di dinas maupun di kantor wilayah ini,”tutupnya.
Sementara itu untuk perimbangan berita, kru media ini pun mencoba untuk mengkonfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun di Pematang Raya sekira jam 13.00 wib. Dilokasi Sekretaris Pendidikan Simalungun Parsaulian Sinaga ketika dimintai komentarnya membantah adanya kutipan dan icon tersebut,”Mana bisa begini,proyek siapa ini,habislah kita dibuat partua maujana kalau begini kita buat,” ucapanya dengan terburu-buru sembari meninggalkan kru media ini.
Pantauan dilokasi,demi menghindari para jurnalis yang ada diwilayah kabupaten simalungun ini,seluruh korwil yang ada dikabupaten simalungun terlihat diarahkan masuk ke suatu ruangan yang sudah dilengkapi dengan meja dan kursi. Diruangan tersebut seluruh korwil terlihat mencatat berkas-berkas yang sudah di sediakan oleh Dikjar Simalungun sebelumnya. (Ricardo)

Advertisement. Advertisement.

Pos terkait