Pelayanan Buruk, Walikota Siantar Harus Koreksi Kepala Puskesmas Tojai Dan Setia Negara

Advertisement. Advertisement.

SindoNewsToday.com-Pematangsiantar (Sumut)

Pelayanan buruk dan tidak lengkapnya alat-alat medis untuk warga berobat, Walikota Siantar harus koreksi kepala puskesmas Tojai dan kepala puskesmas Setia Negara.

Seorang warga bernama Jhoni Ismanto Warga Tojai, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar pada Senin (25/02/2019) sekitar pukul 11.00 wib mengalami musibah dan hendak berobat ke puskesmas terdekat.

Kedatangan beliau yang temani oleh keluarganya yang bekerja di Kesbangpol Pemko Pematangsiantar untuk melakukan pengobatan tangan yang terkena paku dan harus di jahit.

Namun, Ketika keluarga awalnya mendatangi puskesmas yang ada di Tojai untuk mengobati tangan tersebut, Petugas puskesmas mengatakan bahwa benang untuk menjahit tangan Jhoni Ismanto tersebut habis.

Kemudian, Jhoni Ismanto dan keluarganya tersebut pun pergi ke puskesmas Setia Negara, Lagi dan lagi Jhoni Ismanto dan keluarganya mengalami kekecewaan karena petugas mengatakan bahwa jarumnya tidak ada.

Akibat kedua puskesmas tersebut seakan mencari alasan untuk tidak mengobati Jhoni Ismanto tersebut, Keluarga pun memanggil bidan sendiri agar segera menangani luka yang ditangannya yang memerlukan jahit.

Saat disambangi di rumahnya pada Senin (25/02/2019) sekitar pukul 12.30 wib melalui keluarganya yang bekerja di Kesbangpol Pemko Pematangsiantar tersebut menyampaikan rasa kekecewaannya.

” Dua puskesmas kami bawa untuk berobat, Tapi kedua puskesmas tersebut mengatakan bahwa yang satu habis benangnya dan satu lagi jarumnya tidak ada ” ucapnya kesal.

Lanjutnya, ” Kalau memang tidak lengkap alat medis di dua puskesmas tersebut bubarkan saja atau diganti saja kepala puskesmasnya ” tambahnya. (Tim/Red)

Advertisement. Advertisement.

Pos terkait