Buruan Pengobatan Tradisional Di Komplex Tanah Lapang Porsea Telah Hadir ( Hp / WA ) 081266063015 (Ilmu Spritual )

  • Whatsapp

PORSEA / SINDONEWSTODAY. COM

Bacaan Lainnya

Perkembangan teknologi dan gaya hidup terus bergeser semakin modern. Kondisi ini nyaris terlihat di berbagai aspek kehidupan manusia. Bagaimana soal pengobatan dan perawatan kesehatan diri?

Ternyata, pengobatan dan penyembuhan tradisional masih memiliki daya pikat, setidaknya di sejumlah daerah di Indonesia.

Pengobatan tradisional biasa disebut oleh masyarakat luas sebagai solusi alternatif dari pengobatan medis.

Umumnya, pengobatan tradisional menggunakan cara dan perawatan yang mengacu pada kepercayaan suatu daerah yang telah diturunkan secara turun temurun.

Pada era globalisasi seperti sekarang, tak bisa dimungkiri pengobatan medis menjadi pilihan utama kebanyakan orang.

Namun, tak sedikit yang masih menerapkan pengobatan dan penyembuhan tradisional sebagai upaya pendamping untuk memperoleh kesehatan optimal.

Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya dan tradisi memiliki berbagai pengobatan tradisional, misalnya, jamu, gurah, dan bekam.

Tak hanya untuk kesehatan, tradisi juga mengajarkan kita berbagai cara untuk merawat diri agar terlihat semakin menarik.

Maka dari itu penggunaan terapi alternatif berupa preparat herbal, terapi komplementer, dan terapi fisik nonmedis merupakan hal yang umum dijumpai. Beberapa pihak mengklaim bahwa penggunaan obat tradisional seringkali berhasil ketika dunia kedokteran telah angkat tangan. Beberapa yang lain mengklaim bahwa penggunaan obat tradisional adalah bebas dari efek samping yang merugikan pasien.

Karena penggunaan obat-obat herbal merupakan bagian dari tradisi pengobatan yang turun-temurun di berbagai kultur. Pengobatan tradisional cina dan jamu merupakan hal yang umum dijumpai.

Seperti halnya pengobatan alternatif yang digagas oleh Derliyana Parangin-angin ini. Bertempat di Komplex Tanah Lapang, Kelurahan Patane lll, Porsea pengobatan tradisional ini dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti kanker servic, kelenjar getah bening, ginjal, asam lambung, jantung coroner, keselo, patah tulang, dan lain-lain.

“Tidak usah takut kita sudah berpengalaman dan sudah mengobati masyarakat antar provinsi buruan datang ke tempat kita,” sebut Derliyana, Selasa (7/1/2020) sekira jam 10.00 wib.

Tidak hanya itu saja dia juga menyampaikan bahwa peran media massa cukuplah besar dalam kegiatan promosi obat-obat herbal dan terapi alternatif di zaman sekarang ini. “Di beberapa media dapat juga kita jumpai beberapa iklan berisi promosi, kesaksian, atau klaim kemanjuran suatu tatacara pengobatan alternatif. Maka dari itu lewat media
sindonewstoday ini kami mengharapkan kehadiran bapa/ibu sekalian,” tutupnya.(RICARDO)

Pos terkait