»»Pembangunan Jalan Rabat Beton Di Nagori Parriasan Diduga Tidak Sesuai RAB !!Warga Segera Laporkan Pangulu

  • Whatsapp

 

SIMALUNGUN / SINDONEWSTODAY

Bacaan Lainnya

Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yakni pembangunan sarana prasarana desa dengan mekanisme swakelola dan pola padat karya tahun anggaran 2020, diantaranya kegiatan Rabat Beton di Simpang Pangkalan Buntu, Nagori Parriasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, sepanjang 175 meter, lebar 3 meter dan tinggi 0.15 meter dengan Pagu anggaran senilai Rp. 133.350.360 akhirnya disoal masyarakat setempat, Kamis (2/7/2020) sekira jam 12.00 wib.

Dikatakan warga ini, pembangunan yang dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa tahun 2020 tersebut saat ini kondisinya sudah mulai rusak kembali, hal itu sambung warga, nampak dengan jelas material yang digunakan tidak sesuai dengan RAB, yang mana ini menandakan minimnya kualitas pada pembangunan rabat beton tersebut.

“Berdasarkan hasil pantauan saya dilapangan, dimana kondisi jalan rabat beton tersebut nampak dengan jelas asal dikerjakan, terlihat batu kerikil yang dipakai 1/2, campuran semen sama pasir perbandingan 1/7, dan suami pangulu sebagai pengawas proyek, ” sebutnya.

Hal ini tentunya tambah warga ini, menandakan adanya dugaan pengurangan bahan material, sehingga berpengaruh pada kualitas pembangunan, yang kemudian patut diduga pula bahwa lemahnya pengawasan.

Selain itu, lanjut warga ini menegaskan jika pihaknya akan segera berkoordinasi dengan warga lainnya untuk melakukan kajian analisis terkait adanya dugaan pengurangan bahan material pada pembangunan tersebut yang menindikasikan adanya dugaan korupsi.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan warga lainnya, untuk dilakukannya kajian secara substansial, karena apapun bentuknya jika terdapat adanya indikasi pengurangan bahan material pada pembangunan tersebut, maka sudah dapat kita duga bahwa tidak menutup kemungkinan adanya dugaan tindak pidana korupsi,”.tutupnya.
Warga Lain juga menambahkan, mengharapkan Aparat Hukum Agar Turun Kelokasi Monitoring.Kesal Warga

Untuk perimbangan berita kru media ini pun mencoba menyambangi kantor pangulu pariasan Ronatio R Silalahi belum juga berhasil di mintai komentarnya. (Ricardo).

Pos terkait