Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea
Kabar mengenai kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea memasuki babak baru setelah munculnya isu bahwa dirinya kembali membuka pintu untuk bermain di Negeri Ginseng. Megawati, yang merupakan salah satu pemain andalan timnas voli putri Indonesia, sempat menorehkan kesan positif dalam kiprahnya di Liga Voli Korea selama dua musim terakhir.
Megawati pernah memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan berhasil membawa klub tersebut kembali ke playoff serta nyaris meraih gelar keempat. Performanya juga berhasil meningkatkan pamor pemain kuota khusus Asia yang sebelumnya sering dianggap kurang diminati.
Namun, kembalinya Megawati tidak sepenuhnya mulus. Ia masih menghadapi kendala fisik akibat cedera lutut yang belum pulih sepenuhnya sejak kembali dari Korea pada April tahun lalu. Hal ini membuatnya sempat mengurungkan niat untuk kembali bermain di sana.
Meski begitu, rumor kembalinya Megawati semakin kuat setelah kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, dan agen Mega, Kim Sung-hoon, ke Surabaya. Mereka hadir untuk menyaksikan pertandingan Megawati bersama Jakarta Pertamina Enduro dalam final four Proliga 2026.
Mega kini dikabarkan kembali membuka pintu kembalinya ke Korea, meskipun ia memiliki tiga keinginan utama. Setelah Proliga 2026 rampung pada akhir bulan ini, ia akan menjalani pemeriksaan medis dan berdiskusi dengan suaminya, Dio Novandra Wibawa. Keduanya akan menjadi penentu apakah Mega akan kembali atau tidak.
Pemulihan kondisi fisik menjadi prioritas bagi Mega. Operasi arthroscopy menjadi opsi yang dipertimbangkan untuk mengatasi tulang tumbuh di lututnya. Meski masih menggunakan obat pereda rasa nyeri, termasuk rekomendasi dari pelatih Pertamina Enduro, Buelent Karslioglu, Mega tetap optimis bisa pulih lebih cepat.
Selain itu, Mega ingin bermain bersama Yeum Hye-seon sebagai tandem di posisi setter. Kombinasi keduanya menjadi kunci dari performa kuat Red Sparks dalam dua musim kebersamaan mereka. Namun, musim lalu Red Sparks kesulitan setelah ditinggal oleh Megawati dan Yeum hingga setengah musim.
Yeum juga mengalami cedera lutut saat berjuang hingga final Liga Voli Korea 2024-2025. Berbeda dengan Mega, Yeum segera menjalani operasi. Saat ini, kontrak Yeum dengan Red Sparks telah habis, sehingga ia memilih jalur free agent agar bisa pindah ke klub lain atau menerima kontrak baru.
Red Sparks bukan satu-satunya tujuan Mega. Jika dia ingin kembali bermain bersama Yeum, ia harus mempertimbangkan opsi lain. Selain Red Sparks, beberapa klub di sekitar ibu kota Seoul kabarnya juga tertarik dengan Mega.
Musim baru Liga Voli Korea akan dimulai pada Oktober mendatang. Sementara itu, Mega juga akan disibukkan dengan agenda bersama timnas voli putri. Rencananya, timnas akan mengikuti AVC Cup pada Juni, SEA V League pada Juli, Kejuaraan Asia pada Agustus, serta Asian Games pada September. Meski demikian, penampilan tim voli putri di Asian Games masih dalam proses konfirmasi.
















