Objek Wisata Desa Gunung Tebar Pesona

Advertisement. Advertisement.

Pemandangan di Lau Tir Desa Gunung, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo. Foto : Edi Tarigan

 

Gusti Randa Ginting di depan Patung Perpadanen Raja Enggang dan Raja Lambing serta Patung Perpadanen Lompoh dan Jengok. Foto : Edi Tarigan

 

 

Tanah Karo /Sindonewstoday
Panorama perbukitan, pegunungan serta pemandian yang indah menjadi destinasi utama pelancong yang ingin berlibur ke Tanah Karo. Salah satu Desa yang mulai menarik minat pengunjung adalah Desa Gunung, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo.

Selain panorama, adat istiadat serta budaya yang masih kental juga menjadi salah satu alasan Desa Gunung pantas menjadi Desa wisata Tanah Karo.

Misalnya Lau Tir, sungai yang pemandangan sekitarnya berhadapan dengan perbukitan, airnya terasa bersih dan segar ada Tapin Lau Sumbul, Lau Beringin, dan Lau Kejulu.

“Pariwisata di Desa Gunung juga akan lebih ditingkatkan, untuk sekarang ini karang taruna bersama pemerintah desa sudah memperindah lokasi di seputaran Lau Tir,” kata Bio Brahmana, Selasa (3/9/2019).

Ada juga Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu, waluh berarti delapan dan jabu merupakan rumah.

“Jadi rumah adat Karo Siwaluh Jabu merupakan rumah adat yang dihuni oleh 8 keluarga/rumah tangga, dan sampai sekarang rumah adat itu masih dirawat dengan baik serta masih dihuni oleh penduduk asli warga Desa Gunung,” ujar Brahmana.

Juga ada patung perpadanen ( perpaduan ) Raja Lambing ( Marga Sebayang) dan Raja Enggang ( Marga Pinem) disampingnya ada Patung Perpadanen Jengok ( Beru Sebayang ) dan Lompoh ( Beru Perangin-angin ) yang berdiri kokoh tepat di depan rumah adat siwaluh jabu.

“Itu merupakan simbol marga untuk mempersatukan tali persaudaraan
dan simbol bahwa marga Sebayang lah pendiri Desa Gunung,” jelas Bio.

Salah seorang pengunjung Gusti Randa Ginting juga mengaku tidak kecewa mengunjungi Desa Gunung.

“Ada juga acara yang menarik di Desa Gunung ini, udah 3 kali aku ke sini, pertama waktu kerja tahun bulan Juni lalu. Acaranya meriah dan memang sangat mendominasi adat istiadat Karo yang udah jarang ku lihat,” katanya.

 

 

Advertisement. Advertisement.

Pos terkait