banner 728x250

109 Transmigran Terima SHM, Wamen Viva Yoga Mauladi Tegas: Jangan Dijual, Jadikan Sumber Ekonomi

banner 120x600

Gorontalo, SNT — Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan kepada para transmigran agar tidak menjual lahan yang telah bersertifikat hak milik (SHM). Ia meminta agar tanah tersebut dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi keluarga yang berkelanjutan.

Penegasan itu disampaikan saat penyerahan SHM kepada 109 transmigran di Kawasan Transmigrasi Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, yang berlangsung di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Bukit Aren, Rabu (8/4/2026).

banner 325x300

“SHM ini adalah bukti sah kepemilikan. Jangan dijual. Gunakan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegas Viva Yoga di hadapan para transmigran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail serta Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus.

Senada dengan Wamen, Tonny juga mengingatkan agar lahan tidak dilepas, namun bisa dimanfaatkan sebagai agunan untuk pengembangan usaha.
Dalam dialog bersama warga, Viva Yoga mengungkap masih adanya persoalan lahan transmigrasi yang belum bersertifikat akibat tumpang tindih dengan kawasan lain, termasuk kawasan hutan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan.

Meski demikian, ia menegaskan persoalan tersebut pada prinsipnya telah memiliki dasar penyelesaian melalui kesepakatan antara Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI.

“Jika terdapat kawasan kehutanan atau taman nasional di area transmigrasi, maka harus ada pelepasan hak sesuai aturan. Kita akan proses hingga tuntas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Viva Yoga mengungkapkan tingginya minat daerah terhadap program transmigrasi. Saat ini terdapat sekitar 60 proposal dari berbagai pemerintah daerah yang mengusulkan pembukaan kawasan transmigrasi baru.

“Transmigrasi terbukti mampu membuka wilayah terisolasi, menggerakkan ekonomi, hingga berkembang menjadi desa, kecamatan, bahkan daerah otonom baru,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keharmonisan sosial antara transmigran dan masyarakat lokal.

Hal ini, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar program transmigrasi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Gubernur Gusnar Ismail menambahkan bahwa kawasan transmigrasi di Gorontalo memiliki ekosistem khusus yang terus didukung pemerintah provinsi.

Ia menyebut para transmigran akan diprioritaskan dalam program bantuan benih komoditas unggulan, khususnya jagung, guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *