sindonewstoday.com, | Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menggelar aksi cepat tanggap memulihkan fasilitas pasca-banjir melanda. Mereka melakukan gotong royong massal demi mengembalikan lingkungan yang aman dan higienis, sekaligus memastikan semua pelayanan dan kegiatan pemasyarakatan berfungsi normal kembali.
Banjir merendam Rutan, meninggalkan lapisan lumpur tebal di area-area krusial, termasuk lorong, lapangan, bahkan ruang tahanan/pos. Namun, bencana tidak melunturkan semangat. Seluruh petugas Rutan turun tangan serentak.
Mereka bekerja keras bahu-membahu, membersihkan sisa-sisa lumpur, mengepel lantai, dan merestorasi setiap sudut yang terdampak. Semangat kebersamaan dan kerja nyata ini menjadi fokus utama penanganan darurat.
Kepala Rutan Kelas I Medan menegaskan komitmennya: Menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan aman adalah hal mutlak. Langkah cepat ini sangat memprioritaskan kesehatan warga binaan dan petugas di tengah situasi darurat.
Sebagai langkah konkret, Rutan mendatangkan truk tangki air bersih. Ini menggarisbawahi upaya Rutan untuk memenuhi kebutuhan dasar vital yang berpotensi terganggu akibat bencana air.
Upaya pemulihan intensif ini mendapat atensi dan dukungan langsung dari pimpinan tinggi.
Direktur Watkeshab Ditjenpas, Ibu Adhayani Lubis, dan Kakanwil Ditjenpas Sumut, Bapak Yusdi Suseno, datang langsung ke lokasi Rutan. Mereka meninjau kondisi riil dan memastikan penanganan bencana berjalan optimal. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan dan perhatian penuh terhadap kondisi Rutan.
Kegiatan ini membuktikan komitmen Rutan Kelas I Medan untuk menjaga lingkungan tetap aman, bersih, dan sehat. Selain itu, Rutan memastikan pelayanan dan kegiatan pemasyarakatan berjalan tanpa hambatan, bahkan di situasi darurat,” jelas salah satu pejabat di lokasi.
Koordinasi solid antara petugas Rutan dan pimpinan wilayah menjadi kunci. Diharapkan, proses pembersihan dan pemulihan segera tuntas, memungkinkan semua kegiatan dan pelayanan di Rutan Kelas I Medan berfungsi normal 100%.
(SonSan Damanik)























