Pasar Malam di Rambung Merah Simalungun Diduga Mencuri Arus Listrik

  • Whatsapp

Sindonewstoday.com/Simalungun  –  Hiburan masyarakat yang akrab disebut “Pasar Malam” yang saat ini sedang beroperasi di Jalan Haji Ulakma Sinaga, Kelurahan Rambung Merah, Kecamatan Siantar diduga telah menyalahi aturan.

Pasalnya, pihak pengelola diduga telah membohongi PT PLN (Persero) cabang Kota Siantar.

Bacaan Lainnya

Menurut Rudi, sebagai bagian Pelayanan Pelanggan di PT PLN (Persero), pihak pengelola mengajukan ijin untuk Multiguna dengan daya 6,6 VA 3 Phase.

“Sebagai pemohon, mereka meminta ijin penyambungan listrik hanya untuk kios yang berjualan selama berlangsungnya Pasar Malam, yaitu penggunaannya untuk Multiguna dengan daya 6,6 VA 3 Phase,” ungkap Rudy, saat dikonfirmasi di ruangan kantornya yang beralamat di Jalan MH Sitorus, Kecamatan Siantar Barat, Senin (30/5/2022).

Sedangkan ijin dari pihak pemohon, sambung Rudy, hanya untuk Satu Bulan (30 hari) saja. “Sesuai permohonan, hanya satu bulan saja ijinnya,” beber Rudy.
Disinggung apakah perlu menggunakan Multiguna dengan daya 6,6 VA 3 Phase hanya untuk beberapa kios saja (lebih kurang 7 kios kecil) yang ada dilokasi Pasar Malam, Humas PT PLN Cabang Siantar ini membenarkannya. “Sesuai Tarif Dasar Listrik,” ujarnya.
Disoal apakah pihaknya melakukan Survey usai pihak pemohon meminta Ijin selama Setengah Bulan, pria berkulit hitam manis ini mengaku sudah melaksanakannya sesuai SOP.
“Sudah kita survey dan saya langsung yang kesana,” ucap Rudy.
Pantauan sindonewstoday.com di lokasi, Pasar Malam yang berada tepat di lapangan Rambung Merah tersebut, diduga ikut menggunakan arus listrik dari PT PLN (Persero). Sebab, walau pihak pengelola menggunakan mesin Diesel Dongfeng, namun peruntukannya hanya untuk operasional permainan di Pasar Malam itu.
Sementara, untuk penerangan di sekitar Pasar Malam, beberapa sumber dilokasi mengatakan pihak pengelola menggunakan arus listrik dari PT PLN (Persero).
Terkait adanya dugaan itu, tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) diminta segera terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. (Tim/red).

Pos terkait