Pangulu Nagori Sitalasari Kangkangi Maujana. Ini Penyebabnya.

  • Whatsapp

Sindonewstoday.com/Simalungun  –  Pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2021 di Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dianggap keliru.

Pasalnya, program yang bersumber dari Dana Desa tersebut dilaksanakan tanpa pengawasan Maujana Nagori Sitalasari.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan oleh ketua Maujana Nagori Sitalasari, Oktavianus Rumahorbo.

Dia mengatakan, sebagai mitra kerja yang berfugsi melakukan pengawasan terhadap kegiatan program Desa, pihaknya belum mensahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagori (RAPBNagori) Tahun 2021.

“Seharusnya RAPBNagori tersebut disahkan terlebih dahulu dengan cara menggelar rapat antara Pangulu dan Maujana. Karena Maujana ini kan mitra kerja Pangulu, yang fungsinya Mengayomi, yaitu menjaga kelestarian adat istiadat yang hidup dan berkembang di Nagori yang bersangkutan sepanjang menunjang pembangunan, dan itu tertulis didalam undang undang. Seharusnya, dalam hal ini Pangulu melibatkan Maujana” jelas Oktavianus, Kamis (13/1/2022).

Untuk itu, Oktavianus bersama Maujana lainnya menganggap, Pangulu Nagori Sitalasari telah melakukan pelanggaran.

Oktavianus meminta kepada seluruh masyarakat Nagori Sitalasari agar turut serta melakukan pengawasan terhadap kegiatan Nagori.

Di Huta Sidorejo terdapat 4 titik pembangunan drainase dan rabat beton yang tidak memasang papan transparansi (plang proyek), dan sampai saat ini proyek tersebut belum juga selesai. Padahal, proyek tersebut bersumber dari Dana Desa Tahun 2021.

Sumarno, selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) saat dikonfirmasi mengatakan dirinya hanya melaksanakan tugas sesuai perintah pimpinan (Pangulu/Kepala Desa).

” Saya kurang tau persis pak mengapa terlambat, saya hanya menjalankan tugas sesuai perintah Pangulu” ucap Sumarno dilokasi proyek. (Bang jamil)

Pos terkait