Beranda Berita Pabrik Pengolahan Karet Dab Kebun Gunung Para Ditetapkan Sebagai Objek Vital Nasional...

Pabrik Pengolahan Karet Dab Kebun Gunung Para Ditetapkan Sebagai Objek Vital Nasional Bidang Industri (OVNI)

64
0

 

Kabupaten Serdang Bedagai,Prov.Sumatera Utara,Sindonewstoday.com

Pabrik Pengolahan Karet dab Kebun Gunung Para ditetapkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebagai kawasan Objek Vital Nasional bidang Industri (OVNI) oleh Menteri Perindustrian Agus Gimawang Kartasasmita pada tanggal 19 Maret 2020 di Jakarta.

“Hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwangu Kartasasmita Nomor 191 Tahun 2020 tentang penetapan industri yang dikelola PTPN III (persero) di Desa Gunungpara II, Kecamatan Dolokmerawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara (Sumut),” ujar Manager PTPN III Kebun Gunungpara, Raden Wahyu Cahyadi.

Penetapan sebagai OVNI tersebut telah disosialisasikan kepada unsur Muspika Dolok Merawan, Sejumlah Kepala Desa serta Stakeholder, Rabu (13/05/2020)Di Aula Operation Room (OR) Kebun Gunung Para.

Raden Wahyu Cahyadi menjelaskan, Objek vital yang dimaksud dalam keputusan Menteri Perindustrian itu meliputi Pabrik Pengolahan Karet seluas 5,54 Ha dan areal Perkebunan seluas 4.024 Ha yang meliputi kawasan/lokasi, bangunan/instalasi, Dan atau usaha yang memiliki batas-batas dengan seluruh areal.

Dengan ditetapkannya PPK dan Kebun Gunung Para sebagai OVNI,, pihak perusahaan wajib melakukan 4 tugas pokok yakni, melaksanakan ketentuan pembinaan kemampuan pengamanan internal dan bantuan pengamanan dari Polri, Menyampaikan laporan secara tertulis tentang kondisi terkini objek vital setiap setahun menyusun dokumen standar sistem manajemen pengamanan perusahaan serta memperluas ruang lingkup standar ISO 9001 tentang sistem manajemen mutu dengan menambah lingkup pengamanan perusahaan.

Penetapan OVNI terhadap PTPN III di Kebun Gunung Para juga sudah melalui verifikasi dan kunjungan lapangan dari tim Kemenperin pada bulan Januari 2020 dan berlaku selama 5 tahun,Sosialisasi tetap mempedomani protokol penanganan COVID-19.(Dmk)

BACA JUGA :   Bakal Calon Bupati Radiapo Hasiholan Sinaga Serahkan Tali Asih Kepada Korban Kebakaran Di Tiga Balata