Kapolda Riau ungkap Penangkapan 40 Kg Sabu di Bengkalis

  • Whatsapp

Sindonewstoday.com/Bengkalis  –  Kepolisian Daerah (Polda Riau) berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 40 kilogram yang disita dari 3 orang tersangka.

Dua orang tersangka diamankan dari Kabupaten Bengkalis, dan satu orang lagi dari ditangkap dari Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Bacaan Lainnya

Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan seorang tersangka berinisial RS, yang bertugas mengambil barang langsung dari Malaysia.

Polisi langsung melakukan pengembangan setelah mengintrogasi dan analisa alat komunikasi yang digunakan tersangka.

“Kita mematahkan jaringan yang ada diluar sana, mudah mudahan kita mampu tangkap bandarnya” ucap Irjen Iqbal yang didampingi Kabid Humas Kombes Pol Sunarto dan Direktur Reserse Narkoba, Yos Guntur dan Bupati Bengkalis, Kasmarni ketika siaran pers di Polsek Mandau, Selasa (6/9/2022).

Dijelaskan, ini merupakan pengungkapan kesekian kalinya selama 7 bulan diamahi sebagai pimpinan Korps Bhayangkara bumi Lancang Kuning.

Dengan total barang bukti yang disita khususnya narkoba jenis sabu, jumlahnya sudah hampir mencapai setengah Ton.

“Alhamdulillah selama 7 bulan saya diamanahkan sebagai Kapolda Riau, lebih dari 400 kg sabu berhasil disita sebagai barang bukti. Pulugan yersangka sudah disidangkan. Ini menunjukkan keseriusan Aparat dalam pengungkapan dan pemberantasan narkoba yang ada di Riau” jelasnya.

Menurutnya, dalam pemberantasan barang haram tersebut, polisi tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus ada kerjasama dan kolaborasi dengan stake holder lainnya.

Seperti Pemerintah Daerah, TNI, Pemuka Agama, Tokoh Adat dan seluruh elemen masyarakat lainnya.

Tak hanya kerjasama unsur di Riau saja, Polda Riau juga menjalin kerjasama dengan Kepolisian Diraja Malaysia dalam upaya mencegah peredaran narkoba.

Sebagaimana diketahui bahwa, narkoba yang masuk ke Indonesia lewat riau, berasal dari negeri jiran Malaysia.

“Kita terus memaksimalkan upaya pemberantasan narkoba dari hulu sampai ke hilir” pungkasnya. (Pati).

Pos terkait