Judi Togel terang terangan bebas buka di Wilkum Polres Simalungun.!

  • Whatsapp

 

SINDONEWSTODAY – SIMALUNGUN 

Bacaan Lainnya

LNT/SNT/GABUNGAN/RED/MH/ 007

 

Maraknya judi togel diwilayah hukum Polres Simalungun tampaknya seperti Terkordinir karena diduga ada kerjasama antara oknum jajaran Satreskrim Polres Simalungun dengan semua bandar judi Togel, diantaranya, bandar judi togel,  Sahat Nainggolan (SN); bandar judi Togel, bandar judi Togel, Jaga Sipayung yang khusus beroperasi di wilayah hukum Polsek Saribudolok. Bahkan sampai saat ini ketiga bandar judi togel ini ‘berstatus’ Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi Togel.

Hal ini dikatakan oleh M. Hariara jurubicara DPD LSM PMPRI Sumut kepada reporter media ini, kemarin, Selasa (30/12/2020) bahwa sampai saat ini aktivitas judi togel di wilayah hukum Polres Simalungun semakin marak, dan semakin terkordinir. Kita duga bandar judi Togel ini bekerjasama dengan oknum Satreskrim Polres Simalungun, faktanya sampai saat ini ketiga bandar judi Togel yang diduga berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi ini bukannya ditangkap, malah diduga dikordinir dan dipelihara. Mana yang katanya Polisi yang Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) ini?” Ungkap Hariara.

“Kita sudah melakukan investigasi terhadap nama-nama kordinator dari bandar judi Togel, Rijal Belawan, Sahat Nainggolan (SN),J.G. Sipayung yang diduga dipelihara jajaran Satreskrim Polres Simalungun sampai saat ini, nama-nama yang mengumpulkan omset judi Tdi setiap kecamatan di wilayah hukum Polres Simalungun yang omsetnya mencapai ratusan juta setiap putaran siang dan malam hari. Untuk Wilayah hukum Polsek Perdagangan kordinatornya (Sub Bandar- red) bernama Kempes, Baholo dan Siregar serta seorang oknum aparat Ismail Hasibuan, Harapan Sidauruk wilayah Polsek Tiga Runggu, Bodong Wilkum Polsek Bosar Maligas, nama di atas menyetor ke bandar judi Togel, Rijal Belawan, dan Sahat Nainggolan (SN) yang bermain di belakang layar dengan memakai kode ‘Guli-Guli 55’.” Beber Hariara.

Hariara menambahkan, “Masih ada nama Manalu, Sitanggang dan Diki, Pak Nova dan pak Candra di wilkum Polsek Tanah Jawa; Ripai di wilkum Polsek Raya; Sirait, Gultom dan Saiful wilkum Polsek Sidamanik; yang sampai saat ini tidak tersentuh hukum. Selain nama bandar tersebut, ada juga Bandar judi togel J.G. Sipayung yang kuasai omset judi togel di wilkum Polsek Saribudolok; Siallagan, Barial dan Unan kuasai omset di wilkum Polsek Bangun; dan menyetorkan omsetnya kepada Mis seorang oknum aparat; Siburian dan Landit kuasai omset di wilkum Polsek Tiga Dolok; Manurung dan Sinambela kuasai omset di wilkum Polsek Parapat; yang sampai saat ini juga belum disentuh aparat kepolisian.” Urainya.

“Bahwa nama- nama diatas benar saat ini sedang menggeluti bisnis haramnya, bahkan nama di atas juga sudah dikenal oleh kalangan oknum Kepolisian dari Satreskrim Polres Simalungun, sehingga tidak bisa ditangkap, bahkan ada info katanya bahwa berkas DPO ketiga bandar togel ini disembunyikan oleh oknum penyidik unit 1 Jatanras Polres Simalungun?, sehingga diduga bandar judi Togel, Sahat Nainggolan (SN); Simanjuntak () dan J.G. Sipayung statusnya saat ini juga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi togel ini malah diduga dilindungi, bukannya diburu oleh Satreskrim Polres Simalungun.” Tutup sumber.

Amatan reporter media ini, di wilayah hukum Polres Simalungun saat ini judi togel masih tetap beroperasi seperti biasa, bahkan informasi nya para bandar judi togel ini diduga ada memberikan uang stabil setiap Minggunya kepada oknum petinggi di jajaran Sat Reskrim Polres Simalungun, sehingga judi togel di wilayah hukum Polres Simalungun semakin marak dan berjalan secara terstruktursistematis, dan masif akibat adanya dugaan kerjasama antara jajaran Satreskrim Polres Simalungun dan bandar judi Togel.

Kapolres Simalungun AKBP. Agus Waluyo, dan Kasat Reskrim, AKP. Rachmat Ariwibowo ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu melalui WhatsApp selulernya terkait status DPO bandar judi Togel, Sahat Nainggolan (SN), Ramses Simanjuntak (RS) dan Jaga Sipayung apakah sudah dicabut status DPO ketiganya. Kedua pejabat teras di Polres Simalungun ini enggan memberikan jawaban alias memilih bungkam.

(Kapolda , Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu melalui Direskrimum Kombes. Pol. Tatan Dirsan Atmaja terkait maraknya judi togel di wilayah hukum Polres Simalungun ini, Direskrimum belum ada memberikan jawaban secara resmi sampai berita ini diturunkan).

 

 

Pos terkait