Gawat..!! Judi Togel Pakai Merk di Wilkum Polres Simalungun

  • Whatsapp

 

Merek SN di kelola bandar togel Sahattt Nainggolannn

Bacaan Lainnya

Sindonewstoday – Simalungun (Sumut) |

Gawat..!! Bisnis judi togel sudah semakin menjamur, bahkan dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif di wilayah hukum (wilkum) Polres Simalungun jajaran Polda Sumut ini. Hal ini diduga dilakukan agar lebih mudah terkordinir oleh para oknum aparat Kepolisian. Kondisi ini sangat memprihatinkan bila benar terjadi, dan ini menjadi PR buat para jenderal Polisi untuk menindak bawahannya. Segala bentuk perjudian seharusnya diberantas, bukan malah di kordinir seperti ini.

“Saya setor ke bandar togel SN , jadi kalau ada razia kami bisa aman. .Semalam masih buka, kok, kami. Kalau merk “SN amannya kami, Bang.” Ungkap seorang Korlap warga Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun ini.

Korlap tersebut menambahkan, “Merk “SN lebih aman kalau untuk di Polsekta Tanah Jawa dan Polres Simalungun, Bang. Mungkin, Bang, SN bagus lobbi-lobbinya. Tapi begitupun, kepada setiap penulis saya arahkan tetap hati-hati juga di lapangan,, karena sebelumnya kami setor ke bandar togel bandar lain.” Tutupnya dari seberang seluler. Jumat (21/08/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Pantauan reporter di lapangan, selain bandar togel SN masih ada bandar saingannya seperti  Mes, Harapan Sidauruk wilayah Polsek Tiga Runggu, Gondrong Gultom (GG) di Parapat, JGS di Saribudolok, Putra di Serbelawan,dan daerah lainnya yang sampai saat ini tidak pernah tersentuh aparat penegak hukum dari Polsek, Polres dan Polda Sumut.

Hariara menambahkan, “Sudah sangat memprihatinkan sepak terjang para bandar togel ini bila mereka sudah berupaya berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, apalagi sampai memakai hak paten dan merk segala di lapangan. Mau jadi apa lagi generasi muda kita nanti bila hobby nya hanya menebak angka yang keluar setiap hari, akan tercipta generasi pemalas. Diharapkan juga kepada Kapolda Sumut dan Kapolres Simalungun agar koperaktif dalam memberantas perjudian, mungkin saja beliau-beliau ini tidak tau ini semua ulah bawahannya. Kita tetap pantau dalam 3×24 jam kasus perjudian ini.” Tutupnya.

( Sampai berita ini diturunkan ke redaksi, Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Drs. Martuani Sormin dan Kapolres Simalungun, AKBP. Agus Waluyo belum berhasil dikonfirmasi secara langsung terkait peringatan dari DPD LSM PMPRI ini yang akan melaporkan kasus perjudian ini ke Kapolri)

 

LNT – SNT – 01 / REDAKSI 

Pos terkait