Beranda Berita Dinilai Tak Mampu Menangkap Bandar Narkoba Riki Kusta dan Jaringan Nya, PMPRI...

Dinilai Tak Mampu Menangkap Bandar Narkoba Riki Kusta dan Jaringan Nya, PMPRI Sumut: Kapoldasu Didesak Copot Kasat Narkoba Polresta Siantar

132
0

Lassernewstoday, Pematangsiantar (Sumut) |Sindonewstoday

Sudah menjadi rahasia umum bahwa peredaran narkoba jenis sabu yang saat ini dilakoni oleh *bandar Narkoba Riki Kusta dan jaringan nya menguasi bisnis haram dikota Pematangsiantar. Provinsi Sumatera Utara ini, bahkan tim *Reserse Narkoba Polda Sumut* sudah pernah menggrebek lokasi tempat transaksi bandar Narkoba ini beberapa bulan lalu, namun *Bandar besar nya Riki Kusta dan Bedol berhasil melarikan diri*.

 

 

Namun anehnya Satnarkoba Polresta Siantar juga sampai saat ini belum mengambil tindakan terhadap *jaringan bandar Narkoba Riki Kusta dan Bedol ini*, sepertinya malah dipelihara, karena sampai saat ini *aktivitas transaksi Narkoba mereka malah semakin bebas dan terkesan kebal hukum*, ada apa dengan Satnarkoba Polresta Siantar ini?

 

 

“Dinilai tak mampu memberantas Narkoba *Jaringan Riki Kusta dan Bedol ini*, sebaiknya *Kapolda Sumut segera mencopot Kasat Narkoba AKP David Sinaga dari jabatan nya*, “Kita menilai Kasat Narkoba tidak mampu dan takut untuk membasmi jaringan Narkoba milik kedua bandar ini, “Sudah menjadi rahasia umum dikota Pematangsiantar ini kalau *bandar Narkoba Riki Kusta dekat dengan oknum Satnarkoba Polresta Siantar*, buktinya setiap dilakukan razia selalu bocor sehingga Big Boss Narkoba ini selalu bernasib baik. Ungkap M. Hariara juru bicara DPD Lsm PMPRI Sumut kepada reporter. Jumat (16/10/2020).

Ditambahkan nya lagi, bahkan akibat maraknya peredaran Narkoba milik jaringan Riki Kusta ini, sampai-sampai *jajaran Satuan Intel dan Reskrim diturunkan untuk memberantas*, padahal sesuai Tupoksi di institusi Kepolisian, *masalah kasus Narkoba adalah tugas dari Satuan Narkoba*, “Kita beri tenggat waktu 1 (satu) bulan ini kepada *Kapolresta Siantar AKBP Boy Binanga Siregar dan Kasat Narkoba agar segera menangkap Bandar besar nya Riki Kusta dan Bedol sebagai otak jaringan nya*, bila tidak juga diberantas, kami akan laporkan secara tertulis ke *Kapolri dan Presiden*. Urainya.

BACA JUGA :   Stop Kriminalisasi Jurnalis!Permohonan Pledoi PH: Bebaskan Marsal & Apeng dari Segala Tuntutan07 Agustus 2020

Bahkan hasil telaah kami dari beberapa media, bahwa sudah dituliskan masing- masing nama bandar dan pengedar serta tempat transaksi peredaran Narkoba milik *jaringan Riki Kusta, seperti Pris alias Boy, Budi alias Toton di gang sumber sari dan tempat lain nya*, namun sampai saat ini Riki Kusta dan jaringan nya ini seperti nya tidak ditindak atau dilakukan penyelidikan oleh Satnarkoba Polresta Siantar, seharusnya pemberitaan dari beberapa media dijadikan masukan untuk melakukan pemberantasan narkoba milik bandar sabu ini. Namun faktanya kita lihat Satnarkoba hanya menangkap para pemakai sabu, diduga untuk mengelabui masyarakat saja, bandar besar nya tangkaplah, bisa jadi benar dugaaan masyarakat bahwasanya *Jaringan bandar Sabu Riki Kusta sudah memberi ‘Upeti’ kepada oknum Satnarkoba Polresta Siantar?*. “Tutup Hariara.

Amatan reporter media ini, sampai saat ini bandar Narkoba *Jaringan Riki Kusta malah melebarkan sayap nya sampai ke wilayah Hukum Polres Simalungun*, namun untuk daerah *kawasan kampung Banjar masih dipercayakan kepada Pris alias Boy, untuk kawasan jalan Singosari Gang Sumber Sari masih dipercayakan kepada Bud alias Toton, Dom dan Cipeng*, sampai saat ini belum ada tindakan dari Satnarkoba Polresta Siantar.

(Sampai berita ini diturunkan ke redaksi, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Martuani Sormin. M.Si dan Kapolresta Siantar belum berhasil dikonfirmasi terkait bandar narkoba jaringan Riki Kusta dan bedol yang tidak tersentuh Satnarkoba Polresta Siantar ini).

(LNT/MH/TD/SNT)