Bersembunyi di Balik Seragam, Seorang Oknum Polisi Diduga Menjadi Bos Mafia Mobil.

  • Whatsapp

Sindonewstoday.com/Medan  –  Sindikat penggelapan mobil marak terjadi di tengah masyarakat. Berbagai macam cara dilakukan para pelaku.

Kebanyakan modus pelaku meminjam kendaraan dari rental kemudian menggelapkan dan menggadaikan kepada korban- korbannya dengan modus menggandakan berbas berkas leasing agar bisa dijual lengkap.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terjadi di Kota Medan, salah satu pelaku sindikat ini berinisial AHR. seorang oknum Polisi berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) yang ditugaskan di Polsek Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Medan, Sumatera Utara.

Dengan bersembunyi dibalik seragam Kepolisian, AHR yang disebut sebagai penada mobil ini dengan leluasa melakukan aksinya.

Hal ini terungkap dari penuturan PTR yang pernah membeli mobil tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dari AHR.

Kepada sindonewstoday.com, PTR menceritakan pengalamannya sewaktu membeli mobil tanpa surat (Bodong) dari Bripka AHR.

Dia menjelaskan bahwa, AHR memiliki kaki tangan dilapangan yakni, Supriatin dan Dani Alamsyah.

“Di Kota Medan ini mafia mobil namanya SP, DA dan PN. Dibelakang mereka ini ada polisi yg membackup, itulah si AHR. Apabila terjadi jual beli mobil bodong, maka AHR membuat berkas palsu, contohnya STNK palsu, nomor rangka mobil dan nomor mesin mobil diketok” akunya, Rabu (27/1/2022).

Selain menggelapkan mobil dari leasing, para mafia mobil ini juga menerima gadai mobil kosong dan gadai mobil rental.

Untuk membersihkan namanya, para oknum polisi yang terlibat dan berperan untuk membuat surat jalan palsu dengan keterangan keterangan STNK sedang ditilang, padahal mobil tersebut sama sekali tidak memiliki surat surat.

“Komplotan sindikat mafia mobil ini sering mengaku kalau mereka dibackup oleh orang dalam di Polda Sumut, dan Polrestabes medan” katanya.

Semua unit mobil hasil kejahatan para mafia ini disimpan di gudang bengkel Jalan Pesantren, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Sunggal.

Kepada Kepala Polisi Republik Indonesi (Kapolri) Jendral Listyo Sigit Prabowo melalui Kapolda Sumut, Irjenpol RZ Panca Putra Simanjuntak untuk segera periksa Bripka AHR.

Dihimbau kepada seluruh Masyarakat, khusunya Kota Medan untuk lebih berhati hati tehadap para mafia mobil. (Linggom).

Pos terkait