Bandar narkoba sumber sari TOTON kena tangkap, BD DOMU jalan Flores bawah buka toko2 jam sekali.

  • Whatsapp

Satnarkoba Polresta Siantar Hanya Tangkap ‘Toton’ Pengedar Sabu Kelas Teri, Bandar Besarnya Riki Kusta dan Bedol Masih Berkeliaran

 

Bacaan Lainnya

kok

 

SINDONEWSTODAY – P.SIANTAR

Baru-baru ini Personil Satnarkoba Polresta Pematangsiantar berhasil meringkus Toton (35) pelaku tindak pidana narkoba. Kemarin. Kamis (26/11/2020) sekitar pukul 14.30 WIB. Namun sampai saat ini tidak pernah menyentuh bandar besar nya R Kusta dan Bedol warga Kampung Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara ini.

Satnarkoba Polresta Siantar hanya menangkap pengedar sabu kelas teri saja nya, yang hanya mencari keuntungan dari menjual sabu ketengan, sementara Big bos nya yang menyimpan sabu kiloan tidak pernah dilakukan pengembangan dan ditangkap, sudah rahasia umum di kota Pematangsiantar ini nama kedua bandar besar sabu jaringan kampung Banjar ini.

Hal ini diungkapkan M. Hariara juru bicara LSM PMPRI Sumut kepada reporter media ini. Sabtu (28/11/2020) bahwa kedua bandar sabu Riki Kusta dan Bedol saat ini sudah mulai beraktivitas menjual Narkoba, sebelum pengedarnya si ‘Toton’ ini ketangkap, mereka (Riki Kusta dan Bedol) sudah main di seputaran Kampung Banjar, tapi entah kenapa Satnarkoba Polresta Siantar sepertinya ‘takut’ kepada kedua bandar Narkoba ini, ada apa dengan oknum-oknum Satnarkoba Polresta Siantar in? Ungkap Hariara.

Hariara menambahkan, jika dalam akhir tahun ini kedua bandar Narkoba Riki Kusta dan Bedol ini tidak ditangkap pihak Satnarkoba Polresta Siantar, berarti benar dugaan masyarakat kota Pematangsiantar ini bahwa jajaran Satnarkoba Polresta Siantar diduga sudah kena suap oleh kedua Bandar Narkoba ini, “Semua orang sudah tau kalau si ‘Toton’ yang ditangkap itu adalah kaki tangan kedua bandar sabu jaringan kampung Banjar, seperti nya kasus nya hanya kandas sampai pengedarnya saja, kedua bandar sabu ini pasti diduga akan diselamatkan oleh jajaran Satnarkoba Polresta Siantar dengan alasan bahwa si ‘Toton’ tidak menyebutkan siapa bandarnya, biasalah itu alasan klasik pihak Kepolisian untuk menutupi sepak terjang bandar sabu Riki Kusta dan Bedol ini.” Tuturnya.

Kami dari LSM PMPRI Sumut mendesak kepada Kapolresta Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar agar segera meringkus kedua Big Bos bandar sabu jaringan Kampung Banjar ini yang dikenal sangat dekat dan loyal kepada oknum aparat ini, sudah berapa orang Kapolres di Siantar ini tapi belum ada satupun Kapolres yang berhasil memenjarakan kedua bandar sabu ‘Riki Kusta dan Bedol’ ini yang dikenal licin dan banyak mempunyai jaringan dijajaran Polresta Siantar, “Semoga Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar mampu memecahkan rekor dan prestasi dengan menangkap kedua bandar besar sabu jaringan Kampung Banjar ini.” Tutup M. Hariara Juru Bicara DPD LSM PMPRI Sumut.

Sekedar diketahui, Penangkapan terhadap pengedar sabu bernama ‘Toton’ dapat dilakukan setelah pihak Satnarkoba Polresta Pematangsiantar mendapat informasi yang mengatakan bahwa ada seorang pria diduga memiliki jenis sabu-sabu yang tinggal di sebuah rumah di Jalan Singosari, Gang Sumber Sari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar. Provinsi Sumatera Utara. Informasi tersebut pun ditindaklanjuti. Personil Sat Narkoba langsung berangkat ke alamat yang diinformasikan untuk melakukan penyelidikan dan menemukan rumah yang dicurigai. Kemudian Personil Sat Narkoba masuk ke dalam rumah, dan di ruangan kamar dilakukan penangkapan terhadap seorang pria yang kemudian diketahui bernama Toton (35), warga Sumber Sari.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan di ruangan dapur dan berhasil ditemukan satu buah bong terbuat dari botol plastik lengkap dengan pipa kaca bekas bakar sabu-sabu. Sementara dari ruang tamu, tepatnya di dalam lemari ditemukan satu buah celengan plastik yang di dalamnya ada satu paket narkotika yang diduga jenis sabu-sabu dengan bruto 0,54 gram, dan satu buah tas warna coklat yang berisi 5 paket juga diduga narkotika jenis sabu- sabu dengan bruto 1,50 gram. Dari hasil interogasi, Toton mengakui bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan itu adalah miliknya. Selanjutnya seluruh barang bukti dikumpulkan dan dibawa ke Kantor Sat. Narkoba Polresta Pematangsiantar, namun sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Satnarkoba Polresta Siantar mengenai bandar besarnya.

Amatan reporter, Sampai saat ini kedua bandar sabu ‘Riki Kusta dan Bedol’ masih beraktivitas seperti biasa tetap menjalankan bisnis Narkoba nya dikampung Banjar, sepertinya kedua bandar sabu tersebut tidak takut dengan pihak Kepolisian, banyak orang tidak dikenal berlalu-lalang di seputaran tempat mangkal kedua bandar Narkoba tersebut, diduga sehabis bertransaksi Narkoba.

Kapolresta Siantar mengatakan bahwa pengedar sabu bernama ‘Toton’ sudah diamankan, semoga yang lain juga bandar besar nya si ‘Riki Kusta dan Bedol’ pasti akan kita tangkap, “Kita serius menangani narkoba, mohon bantu infonya ya,” Ungkap Kapolresta Siantar via WhatsAppnya. Sabtu (28/11/2020).

(LNT/SNT/RED/RM/01/MH)

Pos terkait