Bandar Judi tebak angka ( Togel ) Sahat Nainggolan dan Rijal Belawan ‘ khususnya’ wilkum Polsek perdagangan, kuasai omset judi togel ratusan juta setiap harinya dan tidak tersentuh wilkum Polres Simalungun

  • Whatsapp

SINDONEWSTODAY – SIMALUNGUN

Judi tebak angka ( togel ) di wilkum Polres Simalungun kembali dibuka dan bebas tanpa bisa disentuh hukum dan tidak mungkin bisa diberantas, diduga adanya perjanjian kerjasama antara sang big bos bandar judi tebak angka dengan oknum APH Simalungun, Sehingga Dibebaskan kembali Buka dan dijamin tidak tersentuh hukum.

Bacaan Lainnya

Seorang narasumber yang bisa dipercaya dan identitasnya tak ingin diketahui demi keamanan dirinya dan keluarganya dari ancaman teror big bos Judi tebak angka ( Togel ) di wilkum polres Simalungun .

Kamis , 7 Januari 2021 pukul 19.30 wib menjelaskan, bahwa judi tebak angka ( togel ) resmi dibuka kembali dengan sistem ‘satu Pintu’ disetiap Polsek.

informasi untuk wilayah Polsek Perdagangan Resmi dipegang bendera Bandar judi tebak angka ( Togel ) ” Sahat Nainggolan dan Rijal Belawan ” Bagi Semua korlap dan penulis wajib setor dengan mereka, jika masih mau mencari nafkah dari hasil penjualan judi tebak angka ( Togel ) dengan aman dan tidak ditangkap APH Wilkum Simalungun. ” Ungkap sumber “

Sumber menjelaskan saat ini semua penulis dan kordinator di wilkum Polsek Perdagangan, harus menyetorkan omset hasil penjualan judi tebak angka ( Togel ) kepada Bandar togel ‘Rijal Belawan dan Sahat Nainggolan’.

yakni, Baholo, Regar alias Danru, Kempes Simanjuntak, Silaen alias pak Bintang, Nanang, Nahum dan Tambak, peluncurnya (Anak main- red) dilapangan yakni Is dan Ni.”

Informasinya mereka diduga membayar stabil (uang Keamanan-Red) ”Tutup sumber via WhatsAppnya.

M. Hariara ketika dimintai tanggapan nya. Kamis (07/01/2021) mengatakan, bahwa program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) diduga sudah tidak berlaku dan berjalan lagi di wilayah hukum Polres Simalungun untuk pemberantasan kasus judi togel ini, contoh nyatanya, terkait kedua bandar judi togel yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi togel yakni, Sahat Nainggolan, dan Jaga Sipayung.

sampai saat ini bebas berkeliaran dan bebas menjalankan aktivitas judi togelnya, “Jadi dimana keprofesionalan pihak Satreskrim Polres Simalungun ini dalam penanganan kasus judi togel khususnya.

kita juga berencana akan melaporkan oknum petinggi Polres Simalungun ini setelah pergantian Kapolri nanti, semoga nantinya siapapun terpilih jadi Kapolri agar dapat menindaklanjuti pengaduan kami yang sudah banyak kami layangkan, bahkan akan kita layangkan somasi kepada Kapolri, Kompolnas dan Komisi 3 DPR RI terkait pengaduan kita yang belum ada tanggapan dari Kapolri dan Kapolda terkait penanganan kasus judi di wilayah hukum Polres Simalungun ini.” Ujar Hariara.

Ditambahkan Hariara lagi, bahwa dengan adanya informasi judi togel diwilayah hukum Polres Simalungun ini akan dijadikan sistem satu pintu disetiap Polsek-Polsek semakin terlihat bahwa bisnis judi togel sudah nyata berjalan secara Terstruktur, Sistematis dan Masif yang diduga melibatkan oknum petinggi di jajaran Polres Simalungun ini, “Sudah bahaya bila ada indikasi keterlibatan oknum, perjudian akan semakin terpelihara dilihat dari minimnya penangkapan kasus judi togel dan kriminalitas akan meningkat bila kasus penyakit masyarakat (Pekat) ini tidak diberantas dengan secara Promoter.” Tutup Hariara.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo dan Kasat Reskrim AKP Rachmat Ariwibowo ketika dikonfirmasi reporter. Kemarin. Rabu (06/01/2021) terkait aktivitas judi togel diwilayah hukum Polres Simalungun yang akan dibuat sistem satu pintu disetiap Polsek, kedua petinggi jajaran Polres Simalungun ini tidak menjawab konfirmasi yang dilayangkan media ini alias memilih ‘bungkam‘.

(Sampai berita ini diturunkan ke redaksi, Kapolsek Perdagangan dan Kanit Reskrim belum berhasil dikonfirmasi terkait aktivitas judi togel milik Bandar judi togel ‘Rijal Belawan dan Sahat Nainggolan’ yang begitu bebas diwilayah hukumnya, sehingga para penulis dan kordinator yang namanya sudah disebut sampai saat ini tidak disentuh jajaran unit Reskrim Polsek Perdagangan).

(LNT/SNT/RED/MH/007/TIM)

 

 

 

Pos terkait