86 Pihak oknum Lapas kelas IIA Pematang Siantar Staf pegawai Andika rangkap humas, merajia kamar enggang 7 membuah kan hasil dan BB sabu dapat 1 sak dari napi Rego CS PAK T Tapi kasus nya tidak di naikan

  • Whatsapp

 

Sindonewstoday – Pematang Siantar

Bacaan Lainnya

Info kepada : Kalapas lembaga pemasyarakatan kelas IIA Pematang Siantar Rudi F Sianturi .

Akibat perjudian di kamar enggang 7, terjadi nya perkelahian warga binaan lembaga pemasyarakatan kelas IIA Pematang Siantar di kamar enggang 7 bernama PATAR dan bejok di kamar cengkeh 3, Sabtu sore , 24 April 2021 kira kira pukul 17.00 wib .

Akibat perkelahian tersebut, Minggu pagi ,kira2 pukul 10.00 – 25 April 2021 , langsung bapak KPLP Sahat Bangun memperintah kan staf nya Andika, untuk langsung merajia dan membongkar abis kamar enggang 7 , akhir nya membuah kan hasil , mendapat barang bukti berupa sabu Sabu 1 sak dan plastik klip kecil buat bungkus sabu Sabu dari tangan Rego CS , Pak T Cs .

Saat ini semua para WB yang di kamar enggang 7 di pindah kan ke blok lain dan semua di pencar pencar . Di harapkan kepada bapak Kalapas dan KPLP menindak tegas WB Rego CS dan Pak T CS yg memiliki barang bukti sabu 1 sak dan segera di proses dan di beri sanksi efek jera.

Awak media Sindonewstoday mengkonfirmasi kan kepada bapak KPLP dan staf lapas batu 6 pak Andika via WhatsApp , jawab dari bapak KPLP sedang di proses staf Andika dan coba konfirmasikan ke pak Andika, arahan bapak KPLP, dan jawaban dari staf Andika , bahwa yang bersangkutan SDH tahap di proses dan besok Senin akan segera di periksa dan di BAP, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan nya, dan terima kasih atas info , ucap nya .

Ketika awak media via WA, meminta tanggapan atas perbuatan WB yang tertangkap dengan BB 1 sak sabu dari dlm.lapas , praktisi hukum Tony A Damanik, mengatakan , hrs di hukum seberat-beratnya WB yang tertangkap dan di kirim ke Nusa Kambangan saja, biar ada efek jera nya.

Sampai berita ini di turunkan ke meja redaksi , kalapas lembaga pemasyarakatan kelas IIA Pematang Siantar bapak Rudi F Sianturi, belum bisa di mintain keterangan nya .

Penulis berita : ( MS/Red/TIM/Buser )

Pos terkait